Presiden UEFA Michel Platini menilai
kritikan mengenai tuan rumah Piala Eropa 2020 tidak adil, dan
menganggap keputusan yang diambil pihaknya sudah tepat, karena
menguntungkan fans.
Induk organisasi sepakbola Eropa itu telah
mengumumkan, Euro 2020 bakal digelar di sejumlah kota di seluruh benua
biru tersebut. Kebijakan UEFA ini mendapat kritikan dari fans dan media.
“Sebelumnya,
fans yang pergi ke Piala Eropa. Sekarang, Piala Eropa yang mendatangi
fans. Mereka tak perlu berpergian lagi, karena kami membawa pertandingan
kepada fans dan suporter ke sejumlah kota di beberapa negara,” jelas
Platini.
“Kami sudah bertemu dengan persatuan suporter Eropa
[FSE] belum lama ini, dan kami meyakinkan mereka bahwa kami sebisa
mungkin mendapatkan dukungan yang dibutuhkan ketika melakukan
perjalanan.”
“Tidak akan ada sebuah tim bermain di Swedia, Portugal, dan Kazakhstan yang membuat fans mengejarnya ke penjuru benua.”
“Ini
yang kami jelaskan kepada asosiasi suporter. Kami menjelaskan, kami
akan membantu mereka, dan mereka menyambutya dengan sikap positif.”
“Ini
tidak akan seperti di Polandia dan Ukraina, di mana 50 fans Prancis ada
di sini, dan 70 fans Spanyol di sana,” tambah Platini.
“Tidak
mudah untuk pergi ke Polandi dan Ukraina, dan saya ingin menyampaikan
ucapan selamat kepada fans British yang pergi ke sana. Tapi mereka
nantinya akan pergi ke negara lain yang lebih dekat.”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar